Bearntakan Tak Mesti Tak Terbaca ‘Kan?

Updated

Meruunt sutau pelneitian di Uinervtisas Cmabridge, urtuan hruuf daalm ktaa tiadk penitng. Ckuup huurf petrama dan trekahir ynag ada pdaa tepmatyna. Siasnya bsia dtiluis bernataakn, teatp ktia daapt membcaanya. Ini diseabbkan kaerna oatk ktia tdiak mebmcaa huurf per hruuf, nmaun ktaa per ktaa. Tuh, Anda msaih bisa baca ‘kan?

Hanya untuk yang sudah akil baligh atau berusia 17tahun ke atasEntah apakah penelitian seperti tertulis di atas benar-benar ada atau tidak. Om Matt Davis kayaknya lebih tahu. Kalaupun ternyata tidak ada, tak apa lah. Tak ada yang dirugikan. (Universitas Cambridge dirugikan nggak ya?) Anda pun sah-sah saja kalau punya bakat menulis ceker-ayam seperti itu. Bukan dalam arti tulisan tangan yang jelek, tapi dalam arti tulisan yang berantakan urutan hurufnya (thanks to Arif). Terutama bila Anda seorang dokter, barangkali Anda bisa mengetes kebenaran pernyataan di atas saat menuliskan resep buat petugas farmasi di apotik. Atau bila Anda seorang mahasiswa semester akhir, Anda dapat juga mempraktekkannya pada saat menulis makalah skripsi Anda. Namun ingat, karena sudah akil baligh alias dewasa, Anda berkewajiban untuk mempertanggungjawabkan perbuatan Anda sendiri. Jadi jangan salahkan saya atas perbuatan Anda ya! :)

- dimuat 19 July 2005, 05:32 di ocehan



Komentar

  1. Arif Widianto personal website | Catatan Singkat, 19 July 2005, 05:56:
    Berantakan, Tapi Kita Masih dapat Membacanya?
    Menuurt sbeauh penilitean di Cmabrigde Uinervtisy, tdaik mejnadi maslaah bgaimanaa urtaun hufur-hufur di dlaam sebauh kaat, ynag palngi pnteing adlaah leatk hruuf partema dan terkhair itu bnaer. Siasnya dpaat brantaaken saam skelai dan kmau maish dpaa...
  2. kusaeni, 19 July 2005, 23:05:
    ha ha ha , kalo ujian mah bisa kena nilai minus nih mas, tapi tetap bisa dibaca kok :)

Tulis pesan Anda

* tidak akan tampil di website