Elegi Jiwa
Wahai engkau, perdayalah aku
perdaya saja siapa kau mau
selagi jiwa lengah ini tergoda
selagi mata kasih itu membuta
bagiku, kau siapa tak berbedaAku telah mengenalmu di mimpiku
selalu irama hentak kau mainkan itu
halau aliran darah tuk trus berpacu
laksana waktu berlalu terburu
aku tahu, kuasa-Nyalah semua begituFarid @ Yus13, 08 Februari 2006 18.36 WIB
