Pengumuman: PHP 4 Telah Tamat
Kapan PHP 4 akan berhenti disupport sepertinya memang hanya masalah waktu. Sebelumnya saya berpikir kalau PHP 4 akan terus ditingkatkan versinya hingga mendekati angka 5, katakanlah versi 4.9.9. Lalu finish, dan semua beralih ke PHP 5. Ternyata saya salah.
Dan cukup mengejutkan juga ketika sepekan kemarin muncul pengumuman di situs PHP.net bahwa terhitung sejak hari itu, versi stable terakhir dari PHP 4, yakni versi 4.4.7 merupakan rilis terakhir dan tidak akan ada lagi rilis berikutnya. Semua php developer diberi waktu satu tahun untuk segera mengupgrade PHP engine yang dipakai menjadi PHP 5.
Berikut ini adalah salinan pengumuman PHP 4 end of life announcement seperti yang dirilis pada situs php.net:
[13-Jul-2007] Today it is exactly three years ago since PHP 5 has been released. In those three years it has seen many improvements over PHP 4. PHP 5 is fast, stable & production-ready and as PHP 6 is on the way, PHP 4
will be discontinued.The PHP development team hereby announces that support for PHP 4 will continue until the end of this year only. After 2007-12-31 there will be no more releases of PHP 4.4. We will continue to make critical security fixes available on a case-by-case basis until 2008-08-08. Please use the rest of this year to make your application suitable to run on PHP 5.
For documentation on migration for PHP 4 to PHP 5, we would like to point you to our migration guide. There is additional information available in the PHP 5.0 to PHP 5.1 and PHP 5.1 to PHP 5.2 migration guides as well.
Keliling Dunia dengan Google Earth
Banyak yang berpendapat, teknologi telah banyak mengubah kebiasaan, gaya hidup, bahkan psikologis masyarakat secara luas. Contoh paling akurat adalah ditemukannya mesin cetak oleh Gutenberg. Hingga kemudian yang paling aktuil, yaitu ditemukannya internet. Anda pasti percaya teknologi mendatangkan decak kagum. Teknologi juga kemudian mengajak manusia terlibat tiap hari dengannya, mengubah hal-hal kecil dalam kehidupan kita, dan seterusnya. Kertas mengubah kebiasaan manusia, mempermudah manusia berkomunikasi, mempercepat penyebaran peradaban. Demikian juga pengaruh internet.
Nah, biar tidak terlalu bombastis, saya bisa mengatakan Google Earth yang dibikin oleh situs pencari favorit Anda ini juga salah satu penemuan teknologi yang hebat. Program ini mengijinkan Anda untuk melihat bumi dari satelit, dan juga pandangan jalan, gedung, di hampir seluruh tempat di dunia ini! Jadi, impian jalan-jalan keliling dunia bukan impian lagi kan?! Semua gratis!
Untuk mencoba produk ini, Anda harus mendownload software Google Earth. Ukuran filenya memang besar, sekitar 10 MB. Oh ya, untuk menggunakan produk ini, komputer Anda paling tidak harus punya memori grafis 16 MB (lebih besar lebih bagus). Selain itu, Anda juga harus punya koneksi internet, karena peta yang diambil adalah peta streaming dari server GoogleEarth. Setelah semua selesai, mari kita keliling dunia!
Percobaan pertama saya mencari “Jombang, Indonesia”, setelah klik, ternyata Google tahu tempat kelahiran saya ini. Begitu pula tempat kelahiran Farid di “Bangil, Indonesia”. Bahkan kita bisa menghitung jarak aerial dari Jombang ke Bangil, hasilnya sekitar 57 km, Rid! Saya sempat pula berkunjung ke Mekkah melihat kota kunjungan Haji dan Masjidil Haram, sekadar meluapkan rindu melihat kota suci Islam ini. Kota-kota lain yang terkenal di Eropa seperti di Eiffel Tower, Pisa Tower, dan juga Basilica St. Petrus di Vatikan pun dapat secara cepat dilihat dari atas. Saya juga sempat iseng mampir melihat-lihat Great Wall yang agak susah dicari dari angkasa. Program ini memang hebat!
Selain melihat-lihat dari atas, sebenarnya program ini mampu pula menunjukkan arah dan petunjuk jalan. Tapi hal ini hanya bisa dilakukan di Amerika Serikat, dan mungkin beberapa kota di negara lain kalau Google sudah punya data. Fasilitas ini bisa dimungkinkan karena ada produk lain Google yaitu Google Local, yaitu piranti pencarian di web untuk mencari lokasi restoran, hotel, jalan, gedung di Amerika Serikat. Plus, Anda juga mendapat petunjuk yang bisa disinkronisasikan dengan alat GPS Anda! Top lah. Berhubung saya di Indonesia, saya hanya mampu melihat Jakarta (menurut Google gambar peta tidak aktual, tapi rekaman 3 tahun terakhir). Kemarin Jakarta terlihat terang, hari ini tertutup mendung. Lapangan monas pun terlihat dari atas. Kalau Anda akan mencoba, saya ucapkan selamat jalan-jalan!
Berikut daftar lokasi dengan koordinat GPS-nya (latitudes GPS Coordinate):
“Jakarta, Indonesia”, 7° 33’ 37” S – 112° 15’ 34” E
“Jombang, Indonesia”, 7° 33’ 35” S – 112° 15’ 36” E
“Bangil, Indonesia”, 7° 36’ 00” S – 112° 46’ 47” E
“Mecca, SA”, 21° 25’ 19” N – 39° 49’ 11” E
“Paris”, Eiffel Tower, 48° 51’ 32” N and E 002° 17’ 35 E
“Vatican City, ”, Basilica St. Petrus, 41° 54’ 07” N and E 12° 27’ 40 E
